KPA Siapkan Remaja Sukabumi Cegah HIV/AIDS

Gallery

Cegah HIV/AIDS, KPA Akan Bentuk Pokja Remaja

 

SUKABUMI (Pos Kota) – Sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan HIV / AIDS dikalangan pelajar, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) mengoptimalkan penyuluhan terutama di sekolah-sekolah .

 

Penyuluhan tersebut dilakukan dengan berbagai langkah mulai dari pendidikan sebaya, pelatihan pencegahan.

 

Sekretaris KPA Kota Sukabumi, Fifi Kusumajaya menjelaskan penyuluhan HIV/AIDS sangat penting diberikan dikalangan remaja khususnya pelajar. Karena pelajar lebih rentan terhadap pengaruh negatif,seperti narkoba, pergaulan bebas dan lainnya. KPA saat sudah memiliki Pelajar Peduli AIDS yang anggotanya pelajar pilihan sekota Sukabumi. Untuk meningkatkan jaringan KPA, KPA akan segera membentuk Pokja Remaja atau Dewan Perwakilan Orang Muda.

 

“Sebagai upaya pencegahan HIV/AIDS dilakukan, jangan sampai remaja terjerumus . Untuk pencegahan tersebut, Pokja PMTS KPA secara optimalisasi memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada sekolah,” jelas Fifi.

 

Dikatakan Fifi, melalui penyuluhan dan pelatihan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, para siwa tentunya diharapkan mengetahui dan memahami, juga dapat menyampaikan kembali kepada rekan-rekan sebayanya dengan cara mereka sendiri bagaimana menjelaskan kepada rekannya.

“Tahun ini kita sudah mengedukasi sekitar 6400 orang pelajar tingkat SMA Sekota Sukabumi,” ungkapnya.

 

Fifi menyatakan Pokja PMTS KPA Kota Sukabumi akan mendorong terbit Aturan Lokal Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS pencegahan dan penanggulangan di kawasan lokalisasi dapat dijalankan sesuai program dan dengan mudah dapat dimonitor, yakni peraturan yang mengatur kawasan yang rentan terhadap penularan virus yang mematikan.

 

“Nah ke depan juga kita akan buatkan aturan lokal jika pokja remaja ini kita bentuk. Tentunya hal ini akan dapat mempermudah pemangku kepentingan menjalan tugas sesuai tanggung jawab dan memastikan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan berjalan sesuai regulasi yang diharapkan,” ujarnya.

 

Ketua KPA Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menambahkan, untuk merealisasikan program percepatan dalam pencegahan HIV/AIDS pada penduduk usia muda, 15 – 24 tahun nantinya akan menjadi tugas dari Kelompok Kerja (Pokja) Remaja atau Dewan Perwakilan Orang Muda, dengan menggandeng Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kementerian Agama, LSM serta komunitas pupolasi kunci.

 

“Kita mengharapkan, dengan adanya wadah remaja ini, kita bisa bergerak secara komperhensip. Dan semua kegiatan yang kita laksanakan itu perlu terus kita evaluasi. Tujuan dari evaluasi itu adalah untuk mengetahui sampai sejauhmana agenda yang sudah kita perbuat. Dan apa saja kekurangannya. Dan kekurangannya itu yang perlu untuk kita terus dibenahi dan ditingkatkan lagi. Sehingga semua masyarakat bisa mengerti dan memahami soal penyakit ini,” harapnya.
(sule/sir)



Share this Post: Facebook Twitter

Related Posts